Waspada, Inilah 6 Permasalahan Umum Pada Rumah Saat Musim Hujan Datang

Hujan dan Indonesia adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Bahkan saat musim kemarau saja, hujan bisa tanpa permisi atau prediksi sebelumnya mengguyur rata sebagian besar dari negeri ini. Bukan hanya ketahanan tubuh yang harus menyesuaikan dengan keadaan ini, rumah juga sama rentannya jika tidak dipersiapkan. Inilah 6 permasalahan umum yang dapat rumah hunian Anda hadapi saat musim hujan datang. Waspada dan siap-siap bertindak jika ini terjadi!

Image Credit: Kaodim
Image Credit: Kaodim

1. Atap mengalami kebocoran.

Selain lebih sering terjadi, intensitas hujan juga tentu makin besar saat musim hujan datang. Karena itu, kebocoran pada atap adalah hal umum yang dialami rumah hunian di Indonesia. Saat langit cerah, lakukan inspeksi atap untuk melihat bagian mana yang mengalami kebocoran. Bahkan jika belum mengalaminya, Anda dapat jadikan kesempatan ini untuk mendeteksi titik-titik yang berpotensi mengalami kebocoran dan mengambil langkah antisipasi sebelum kerusakan semakin parah. Cek di sini untuk trik mudah lakukan inspeksi atap.

Image Credit: Youtube
Image Credit: Youtube

2. Air hujan merembes ke dinding.

Kalau atap mengalami kebocoran, permasalahan satu ini sudah tidak dapat lagi dihindari. Rembesan air hujan tidak begitu menggangu kenyamanan saat kejadian. Namun dampak yang diakibatkan bersifat berkepanjangan. Dinding rumah akan berubah menjadi kotor dan nampak tidak terawat. Hal ini pun berujung menurunnya tingkat kelayakan ruangan khususnya dalam hal estetika. Kalau sudah begini, pengecatan ulang atau pemasangan wallpaper bisa dijadikan jalan keluar paling praktis. Namun untuk jangka panjang, adalah hal yang paling tepat untuk melakukan tindakan pada atap yang mengalami kebocoran di titik-titik munculnya rembesan serta persiapkan juga dinding rumah untuk melawan tingkat kelembaban yang berlebih.

Sofa-cleaning-zimmber

3. Sofa dan furnitur besar lainnya pada rumah terlalu lembab dan apek

Hal ini umumnya berawal dari dinding lembab yang disebabkan oleh terlampau sejuknya cuaca paska hujan. Sofa pun, khususnya yang berbahan kain, biasanya menjadi lembab dan berbau apek. Anda dapat menutup furnitur besar seperti sofa dengan plastik pelindung saat tidak dibutuhkan saat musim hujan datang. Kalau hal itu tidak memungkinkan, cukup perketat pola penggunaan: hanya mereka yang benar-benar kering yang boleh menduduki sofa dan hindari terjadinya berbagai jenis tumpahan liquid. Usai musim penghujan, pastikan Anda melakukan pembersihan sofa secara menyeluruh baik sendiri atau menggunakan jasa profesional terpercaya.

Image Credit: Depositphotos
Image Credit: Depositphotos

4. Lantai rumah menjadi cepat kotor.

Lantai rumah biasanya menjadi cepat kotor saat musim hujan datang karena kita sebagai penghuninya cenderung membawa lebih banyak kotoran ke dalam rumah. Entah lumpur, dedaunan yang terbawa karena angin kencang atau becekan akibat genangan air, membuat lantai rumah menjadi lebih cepat kotor. Kalau biasanya Anda melakukan pembersihan rumah setiap akhir pekan, tingkatkan intensitasnya menjadi dua kali seminggu saat musim hujan datang.

Image Credit: Livingino
Image Credit: Livingino

5. Saluran air mampet.

Skenario buruk yang paling sering terjadi adalah WC mampet saat musim hujan datang. Hal ini diakibatkan oleh kemungkinan terjadinya penyumbatan saluran air yang menjadi lebih besar di musim ini karena volume air yang kian sulit ditampung di saluran serta destinasi penampungan akhir. Ini adalah hal yang seharusnya Anda antisipasi sebelum musim hujan datang. Lakukan inspeksi rutin kelayakan saluran air di rumah baik secara mandiri maupun menggunakan jasa profesional terpercaya untuk hasil yang lebih pasti.

Image Credit: Best Buy
Image Credit: Best Buy

6. TV serta alat elektronik lainnya mengalami kerusakan.

Saat musim hujan datang, baiknya Anda memberikan TV serta perangkat elektronik lainnya jarak lebih jauh dengan tembok khususnya titik-titik yang rawan mengalami kebocoran dan rembesan air. Meskipun pilihan servis TV dan perangkat elektronik lainnya yang terpercaya mudah didapatkan, akan lebih baik jika kita dapat menghindari terjadinya kerusakan dan mengalokasikan biaya yang harus dilakukan kepada hal lainnya, bukan?


Beri Komentar

EmailAnda tidak akan ditampilkan. Mohon isi kolam yang bertanda Ruas yang wajib ditandai *