Tagihan Listrik AC Membengkak? Lakukan 4 Hal Ini Untuk Mengatasinya!

Bermukim di daerah tropis yang bercuaca panas dan lembab seperti Indonesia, pendingin ruangan atau yang lebih dikenal dengan istilah AC (Air Conditioner) tentunya mempunyai peranan yang amat penting dalam keseharian penduduknya.

Selain membuat Anda merasa tidak nyaman, cuaca panas ini dapat menimbulkan gejala sakit kepala, pusing, dan mual. Pada saat seperti ini, cara tercepat dan terampuh untuk menanganinya adalah dengan menyalakan AC.

Namun, perlu Anda ingat bahwa seiring dengan meningkatnya frekuensi penggunaan AC, biaya tagihan listrik pun cenderung menjadi semakin mahal.  

menghemat uang tagihan listrik berlebih karena penggunaan AC
Source: cheatsheet.com

Lantas, bagaimana cara menanganinya?

1. Atur temperatur AC lebih besar dari 22 oC

Bila pemakaian AC lebih dari 8 jam, Anda disarankan untuk menaikkan temperatur AC (> 22 oC). Mengapa? Karena semakin rendah suhu AC, semakin keras pula kerja mesin dan komponen AC di dalamnya. Hal ini pun menyebabkan penggunaan energi dan listrik yang lebih banyak. Alhasil, biaya tagihan listrik pun menjadi semakin mahal.

pengaturan temperatur atau suhu AC di rumah anda
Source: powerofsmart.co.za

Selain itu, perubahan temperatur dari panas ke dingin secara drastis justru dapat membahayakan tubuh, terutama untuk sistem pernafasan Anda.

2. Setel ‘Cool’ pada pengaturan/ setting mode AC, bukan ‘Auto Dry’

Pernahkah Anda merasa AC kurang dingin padahal suhu AC sudah disetel dibawah 20 oC? Jawabannya kemungkinan terdapat pada setting mode/ pengaturan AC Anda.

Untuk mendapatkan kenyamanan maksimal dalam penggunaan AC, Anda disarankan untuk mengatur AC ke mode ‘Cool’. Mode ini berfungsi untuk mengatur suhu ruangan agar menjadi dingin.

pengaturan setting mode AC
Source: accalls.co.id

Oh ya, Anda juga tidak disarankan untuk mengatur AC ke mode ‘Auto Dry’ karena mode ini dapat mengurangi kelembaban udara pada ruangan. Kekeringan pada kulit dan kurangnya produksi selaput lendir adalah hal yang paling sering diderita orang yang berlama-lama di ruangan AC ber-mode ‘Dry’.

3. Beri jeda 5 menit saat Anda menekan tombol ON kemudian OFF secara tidak sengaja

Kebanyakan orang pasti pernah salah menekan tombol pada remote sehingga AC yang baru saja dinyalakan tak sengaja langsung mati karena tertekan tombol power. Nah, perlu Anda ketahui bahwa terdapat proses pada komponen AC yang berlangsung saat terjadinya perubahan dari mode ON ke OFF.

beri jeda saat menekan tombol ON dan OFF pada AC
Source: ambienthvac.co.uk

Pengaturan kembali refrigerant ke dalam sirkulasi membutuhkan waktu sekitar 5 menit. Jadi, beri jeda 5 menit sebelum Anda menyalakan AC kembali. Hal ini akan menjaga AC agar tahan lama dan tidak cepat rusak.

4. Servis AC atau cuci AC secara rutin

Penumpukan debu dan kotoran pada saringan/ filter dapat mengurangi kapasitas kerja mesin dan komponen AC. Alhasil, AC pun memerlukan energi lebih banyak untuk berfungsi dan hal ini berdampak pada tagihan listrik yang membengkak.

Oleh sebab itu, service AC Anda secara rutin agar AC berfungsi secara maksimal dan sekaligus, untuk menghemat biaya listrik berlebih.

Sewa jasa service AC sekarang tidak perlu repot lagi! Kirimkan permintaan kerja ke Beres.id melalui website atau aplikasinya, dan kami akan langsung menghubungkan anda kepada teknisi AC profesional, handal, dan berpengalaman dengan harga pasaran terbaik.

button request jasa


Ditulis oleh: Cindy Junovica