Kuliah Di Luar Negeri, Pengalaman Belajar Yang Menyenangkan Sekaligus Menantang!

Beberapa bulan sebelum lulus SMA, biasanya selain sibuk dengan persiapan Ujian Nasional (UN), para murid juga bingung dengan apa yang akan dilakukan setelah lulus. Kebanyakan akan meneruskan ke jenjang kuliah, entah di dalam negeri ataupun di luar negeri.

Bagi sebagian orang, kuliah di luar negeri bagi menjadi momok yang menakutkan. Perbedaan bahasa dan budaya, biaya kuliah yang mahal, sampai mitos-mitos yang beredar juga mempengaruhi keputusan yang akan diambil. Namun, belajar di luar negeri memiliki manfaat dalam banyak aspek.

1. Belajar hidup mandiri

Well, bukan berarti kuliah di Indonesia kita tidak bisa hidup mandiri. Namun, kuliah di luar negeri membuat si anak mandiri dalam hal yang berbeda dan untuk tidak bergantung pada siapapun. Orang-orang yang ditemui bukan hanya dari orang Indonesia namun juga orang-orang dari negara lain, ditambah dengan perbedaan budaya dan bahasa membuat kita harus menyesuaikan diri dan tahan banting.

belajar di luar negeri membuat anak lebih mandiri
Source: isikulkas.com

Menurut Cindy, kuliah di luar negeri membentuk pribadinya ke arah lebih mandiri.  “Selama 17 tahun tinggal sama orang tua semuanya sudah disediakan. Gak usah masak, nyuci baju, bersih-bersih rumah/kamar soalnya udah ada mbak di rumah. Tapi semenjak kuliah di luar negeri, pekerjaan seperti itu harus dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. Saya benar-benar merasakan pengalaman hidup mandiri saat kuliah”.

2. Prospek karir cemerlang

Memang biaya kuliah dan pengeluaran saat masih kuliah di luar negeri termasuk besar, apalagi kalau memilih negara yang tingkat perekonomian yang lebih baik dari Indonesia. Perubahan kurs mata uang dan perekonomian di negara tujuan kuliah pun menjadi kendala. Akan tetapi, setelah lulus dan mendapat pekerjaan di negara tersebut, keuntungan yang didapat terbayar berkali lipat!

kuliah di luar negeri berpotensi untuk karir lebih cemerlang
Source: cb.cityu.edu.hk

Ellen, seorang mahasiswi dari Pekanbaru yang kini bekerja di Malaysia setelah menamatkan pendidikan S1 nya berpendapat bahwa penghasilan yang ia dapatkan tergolong lebih besar dibandingkan dengan di Indonesia.

“Saya merasa lingkungan kerja disini sangat nyaman dan penghasilan lebih tinggi kalau dibandingkan dengan di Indonesia. Kebanyakan tempat kerja di Malaysia sudah menggunakan konsep modern dan lingkungannya juga aman. Akomodasi dekat dengan tempat kerja juga sangat membantu saya untuk menghemat pengeluaran dan bisa lebih fokus menabung untuk masa depan”, ujar Ellen.

3. Belajar langsung mengenal budaya dan bahasa dari negara lain

Kuliah di luar negeri dapat membuka kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai individual dari negara lain. Asal mau membuka diri, pasti akan banyak mendapatkan teman dengan latar belakang dan kebudayaan yang berbeda. Dengan mempelajari kebudayaan dan membuka diri terhadap perbedaan dengan teman dari negara lain, si anak dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan berpikiran terbuka/ open-minded.

belajar di luar negeri memberi kesempatan untuk mengenal dan belajar budaya negara lain
Source: google.com

Menurut pengalaman Saya sendiri, kuliah di luar negeri sangat membuka wawasan dan rasa mawas diri saya terhadap budaya Indonesia dan bangsa-bangsa lain. Bertemu dengan teman-teman dari Malaysia, Cina, Rusia, sampai Afrika membuat saya sadar kalau perbedaan budaya itu sangat penting. Apa yang boleh dilakukan atau dikatakan di Indonesia belum tentu dapat diterima di negara lain. Dengan memahami hal ini, perbedaan budaya itu pasti selalu ada tapi kalau kita bisa menerima dan memaklumi budaya lain pasti kita akan mendapat lebih banyak kenalan dan teman.

Keterampilan menguasai bahasa asing sangat penting untuk dikuasai bagi Anda yang memutuskan untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Ingin fasih berkomunikasi dalam bahasa asing? Beres.id menghubungkan Anda dengan guru les yang mengajarkan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, hingga Bahasa Korea. Pengajar yang berpengalaman dan profesional siap memastikan kamu agar siap bersaing sebagai pelajar maupun profesional di dunia kerja. Kirim permintaan kerja untuk menyewa guru les.


Written by Ryandi Kaswira