Awas! 3 Kesalahan Psikologis Dalam Proses Desain Rumah

Rumah merupakan cerminan kepribadian dan jati diri sang penghuni rumah. Setiap rumah memiliki desain yang unik dan berbeda sesuai dengan preferensi orang yang menghuninya. Namun, apa pun tema atau desain rumah anda, hal terpenting adalah kecocokan dan kesepadanan dalam hal warna, luas ruang, ukuran dan tata letak perabot.

Gambar Rumah Di Indonesia
Source: tribunnews.com

Akan tetapi, dalam prosesnya, kesalahan bersifat psikologis seperti pengambilan keputusan desain yang kurang tepat pun kerap terjadi. Berikut kesalahan-kesalahan umum yang dapat mempengaruhi desain interior sebuah rumah.

1. Kurang Pertimbangan Sebelum Membeli Perabot Atau Pernak-Pernik Rumah

Ketika anda sedang jalan-jalan ke sebuah pusat perbelanjaan atau mall, mata anda tertuju pada sebuah lukisan kecil abstrak. Anda terlalu menyukai lukisan gaya Picasso tersebut, dan dalam sekejap mata, anda sudah dalam perjalanan pulang membawa lukisan seharga ratusan ribu tersebut.

Lukisan Girl Before A Mirror Karya Pablo Picasso
Source: themost10.com

Tanpa disadari, lukisan tersebut didominasi oleh warna yang ramai dan cerah, bertolak belakang dengan desain rumah anda yang berwarna cokelat. Akhirnya karena lukisan tersebut tidak “masuk” ke tema ruangan rumah, tujuan akhirnya malah masuk ke gudang.

Saran: pikir matang-matang dulu apakah perabot atau hiasan yang akan anda beli cocok dengan desain dan tema rumah anda dalam hal warna dan ukuran. Hindari penghamburan uang yang sia-sia!

2. Terbuai Oleh Diskon; Kualitas > Harga!

Masih dengan skenario yang mirip dengan poin sebelumnya, anda melihat sebuah perabot atau pernak-pernik dengan promosi “Diskon cuci gudang 50%”yang menarik perhatian saat sedang berjalan-jalan. Hal ini mungkin akan membuat anda tertarik dan sulit menahan keinginan untuk tidak membeli.

Ilustrasi Kualitas Lebih Penting Daripada Harga
Source: yodleinsights.com

Saran: jangan membeli semata-mata karena harga yang murah atau diskon. Selalu utamakan kualitas daripada harga. Tanyakan kepada diri anda; Apakah perabot atau pernak-pernik tersebut terlihat awet pakai? Apakah cocok jika dipadukan dengan tema dan dekor rumah anda?

Lebih baik membeli dengan harga premium namun benar-benar berkualitas dan cocok dengan desain rumah anda daripada harus mengeluarkan biaya yang lebih murah namun tidak tahan lama dan berfungsi maksimal.

3. Terlalu Mendengarkan Pendapat Atau Masukan Orang Lain

Rumah merupakan cerminan kepribadian, selera, dan jati diri seseorang. Oleh karena itu, pilih dan ikuti selera dan keinginan anda.

Namun, dengan banyaknya pilihan perabot, warna, dan contoh desain yang terdapat di luar sana, tidak dapat dipungkiri mungkin anda akan merasa bingung dalam menentukan pilihan. Meminta saran atau masukan dari kerabat atau teman dekat adalah salah satu hal normal yang biasanya dilakukan.

Pendapat ini dapat berupa cara penempatan perabot, warna cat dinding, sampai merek yang harus digunakan. Namun, terlalu banyak mendapat masukan dari orang lain akan berakibat fatal. Rumah itu akhirnya tidak benar-benar mencerminkan anda, meskipun anda yang akan menghuninya.

Ruang tamu bernuansa minimalis yang nyaman dan indah

Saran: Cobalah untuk menyaring masukan dan pendapat dari orang lain dan pilah dengan bijak. Pada akhirnya, andalah yang akan menentukan apa yang terbaik. Jadikan masukan dari orang lain sebagai referensi, bukan acuan.

Nah, untuk menghindari kesalahan-kesalahan desain interior di atas, salah satu cara yang dapat anda lakukan adalah dengan melakukan konsultasi dengan ahlinya. Beres menyediakan servis konsultasi desain interior untuk meminimalisir kesalahan umum dalam desain rumah dan membantu merealisasikan rumah idaman anda.

booking

 

By Ryandi Kaswira