Antisipasi Musim Hujan, Cek Atapmu Dengan 6 Cara Mudah Ini!

Atap rumah adalah salah satu bagian yang kerap kali terlewat saat proses perawatan rumah. Terkadang butuh momen genting, katakan saja munculnya rembesan air saat musim hujan atau cahaya matahari yang tembus ke dalam rumah karena genteng bolong, untuk menyadarkan kita betapa pentingnya inspeksi rutin atap rumah. Cara melakukan pengecekan kelayakan kinerja atap bisa dikatakan sederhana. Berikut 4 cara mudah yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah secara mandiri.

1. Cari rembesan air di dinding

Pengecekan bisa diawali tanpa harus naik ke atas atap. Lakukan inspeksi ke seluruh dinding di dalam rumah untuk mencari tanda-tanda atau bekas adanya rembesan air dari atas. Jika Anda menemukannya, besar kemungkinan itu diakibatkan oleh kebocoran atap. Ambil tindakan dengan melakukan pengecekan pada atap yang berada di atas permukaan rembesan air tersebut. Idealnya untuk langkah pencegahan, ganti genteng di bagian tersebut dengan yang baru tanpa berpikir dua kali.

Image Credit: waterproofing singapore
Image Credit: waterproofing singapore

2. Gunakan selang air

Rembesan adalah satu masalah serius namun kebocoran adalah satu hal lain yang tidak kalah menjengkelkan. Jangan tunggu hujan untuk mencari zona atap yang berpotensi (atau terbukti) mengalami kebocoran. Siram air menggunakan selang ke seluruh penjuru genteng rumah. Anda butuh satu orang lagi untuk mengawasi apakah ada terjadi kebocoran. Hal ini memudahkan proses pengecekan dan memperkecil zona yang harus Anda ambil tindakan. Hemat waktu, hemat tenaga!

Image Credit: blogspot/tileroofrepairmelbourne
Image Credit: blogspot/tileroofrepairmelbourne

3. Pastikan tidak ada satu genteng pun tersusun dengan pola berbeda

Baik dari bawah atau dari atas, perhatikan dengan baik susunan genteng yang membentuk atap rumah Anda. Berhubung masing-masing genteng umumnya seragam, relatif mudah untuk mendeteksi genteng yang mulai berantakan dan tidak sesuai dengan pola yang dipasang sebelumnya. Jika sudah begini, ambil tindakan atau ganti dengan genteng yang baru jika permasalahannya ada pada kualitas genteng yang memburuk dan sudah lapuk.

Image Credit: Kluje
Image Credit: Kluje

4. Curigai genteng atau zona pada atap yang sudah berlumut

Hal ini juga dapat dilakukan dari observasi dari bawah meskipun baiknya juga lakukan pengecekan dari atas. Cari zona atap yang mulai berlumut. Besar kemungkinan, kekokohan genteng itu pun terganggu dan menjadi rawan keropos. Lakukan pembersihan jika masih dalam batas wajar dan ganti jika parasit tersebut sudah terlampau menjalar dan terlihat parah.

Image Credit: Pixabay
Image Credit: Pixabay

5. Ketuk ketuk dengan jari

Ketuk genteng pada zona atap yang dapat Anda raih. Jika bunyi yang dikeluarkan nyaring, genteng memiliki kokohan yang wajar dan aman melindungi rumah. Begitu juga sebaliknya, Anda akan tau jika genteng sudah lapuk dan tidak maksimal bekerja usai Anda ketuk. Catatan: hanya gunakan jari atau benda non keras lainnya. Objek yang terlalu keras untuk mengetuk malah akan memperbesar resiko genteng keropos di dalam.

Image Credit: Regional Roofing Company
Image Credit: Regional Roofing Company

6. Periksa apakah cat anti air pada genteng mulai mengelupas

Ini lah alasan mengapa Anda umumnya dianjurkan untuk melapisi genteng Anda dengan cat anti air. Selain memberikan proteksi ganda pada atap, hal ini juga memudahkan Anda untuk melakukan pengecekan kelayakan genteng rumah. Lihat bagian genteng mana yang sudah atau mulai mengelupas. Bagian yang mengelupas menandakan genteng yang kian payah menghadapi perubahan cuaca ekstrem, kekeroposan yang mulai terjadi di dalamnya dan secara umum mengindikasi penurunan kualitasnya dalam membentuk atap yang baik.

Image Credit: depoatapterlengkap
Image Credit: depoatapterlengkap

Jika anda ingin menyewa jasa pemasangan/ perbaikan atap rumah anda, jangan ragu untuk melakukannya lewat Beres.id. Kontraktor profesional dan jujur yang terhubung dengan kami akan membantu Anda dengan harga terbaik. Klik di sini untuk cek harga.

 

button request jasa