5 Tempat Sarang Bakteri Di Rumah Yang Mungkin Tidak Anda Sadari

Ketika Anda berpergian ke tempat umum seperti mall, bioskop, café, taman atau transportasi umum, Anda mungkin akan menggunakan tisu untuk melapisi pegangan di dalam bus, mengalas kloset duduk di toilet umum, atau tidak berhenti menggunakan hand sanitizer setelah menyentuh sesuatu.

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya benda-benda yang Anda sentuh sehari-hari menyimpan lebih banyak kuman dan bakteri dari kloset toilet umum? Bahkan Anda mungkin makan, tidur dan tinggal di sekitarnya karena kebanyakan benda tersebut terdapat di rumah Anda sendiri.

1. Gagang Pintu

Alasan: Dipegang/ digenggam setiap hari setelah beraktivitas dari luar oleh setiap penghuni rumah.

Solusi: Gunakan spray antibakteri atau tisu basah antiseptik beberapa kali sehari terutama sebelum dan setelah Anda menyiapkan makanan.

source: wired.co.uk
source: wired.co.uk

2. Kabinet dan Peralatan Dapur : Spons & Talenan

Alasan: Digunakan untuk meletakkan, membersihkan dan memotong bahan makanan mentah yang belum di cuci. Bersifat lembab dan menyimpan sisa-sisa kotoran pada sela-sela

Solusi:

  • Kabinet – Semprotkan campuran air hangat dan cuka putih pada permukaan sebelum mengelap secara menyeluruh
  • Talenan – Gosok dengan air panas dan sabun pencuci piring atau campuran cuka putih. Rendam dalam segalon air yang bercampur pemutih sesekali. Oh ya, Anda juga disarankan untuk mengganti talenan saat kondisi papan sudah banyak tergores dan tidak layak pakai.
  • Spons – Cuci dengan sabun dan air panas usai penggunaan, rendam dengan pemutih selama 5 menit atau letakkan di dalam microwave dengan suhu tinggi selama 2-4 menit sesekali.
papan talenan di dapur
source: pinterest.com

3. Remote TV & Telepon Rumah

Alasan: Paling sering digunakan, dan paling jarang di bersihkan. Kuman menempel terutama pada sela-sela tombol.

Solusi: Campurkan pembersih serba guna atau cuka dalam air hangat dan bersihkan dengan kain lembut.  Setelah itu, segera keringkan dengan kain ya!

source: pixabay.com
source: pixabay.com

4. Keran Wastafel

Alasan: Menurut Reader’s Digest, benda yang paling sering digunakan seperti keran toilet dan keran dapur masing-masing menyimpan bakteri 21 kali dan 44 kali lebih banyak dari kloset WC. Mengerikan, bukan?

Solusi: Desinfeksikan dengan cairan anti bakteri saat membersihkan wastafel dan keran.

Source: rumah123.com
Source: rumah123.com

5. Mesin Cuci & Keranjang Baju

Alasan: Karena kebanyakan pakaian dicuci dengan air dingin tanpa pemutih, kuman dapat berkembang biak di dalam mesin.  Terutama dari pakaian dalam, kuman yang tersimpan mencapai 100 juta. Sebagian terdapat di keranjang baju, bersama kuman lain dari pakaian kotor yang ikut berpindah ke dalam mesin cuci dan berkembang biak dalam kelembaban, kemudian mengkontaminasi pakaian lain.

Solusi: Cucilah pakaian putih menggunakan pemutih guna membasmi kuman yang menempel di pakaian dan di dalam mesin cuci. Jika tidak ada pakaian putih, tetap gunakan pemutih untuk membersihkan mesin cuci yang kosong, kemudian biarkan terbuka. Untuk menghindari perkembangbiakan kuman, cuci celana dalam secara terpisah dengan air panas dan pemutih.

source: pinterest.com
source: pinterest.com

Jika Anda merasa lelah dan butuh bantuan untuk membasmi kuman dan membersihkan rumah, pembantu/ ahli pembersihan Beres siap melayani Anda Anda. Tadaa, Anda dapat pulang dan beristirahat ke rumah Anda yang nyaman dan bebas kuman.

booking

 

By Sona Jessica Merlin