Inilah 9 Dampak Positif Penggunaan AC Untuk Ruangan Dan Kesehatan

AC bukan lagi barang eksklusif bagi masyarakat Indonesia karena keberadaannya yang kian mudah ditemui di setiap rumah. Penyebabnya bisa jadi karena semakin ramai orang tahu bahwa selain berperan sebagai solusi dari permasalahan seputar cuaca panas yang negeri tropis ini hadapi setiap harinya, ternyata AC juga memiliki manfaat lain khususnya bagi kualitas ruangan dan kesehatan. Yuk simak 9 dampak positif penggunaan AC berikut!

Image Credit: Butler Heating
Image Credit: Butler Heating

1. Memancing produktivitas

Sebuah penelitian menuturkan bahwa seseorang cenderung lebih sulit untuk berpikir dengan baik ketika temperatur di tempat ia berada terlalu panas. Hal ini karena sejumlah energi secara otomatis terpakai untuk menurunkan suhu tubuh, menyisakan sedikit untuk otak bekerja. Dengan adanya AC, Anda akan memerlukan lebih sedikit energi untuk mendinginkan tubuh dan lebih banyak lagi energi yang bisa dialokasikan untuk berpikir dan mengeluarkan gagasan-gagasan cemerlang.

2. Elemen untuk relaksasi

Ruangan ber-AC + lilin aroma terapi adalah kombo paling jitu untuk memperoleh momen relaksasi berkualitas di rumah. AC membantu distribusi wewangian yang dihasilkan lilin aroma terapi menjadi lebih efektif dan efisien. Tambahan lain? Bagaimana dengan instrumen musik klasik atau bunyi gemericik air dari akuarium di ruangan? Anda yang tentukan.

Image Credit: Jenner India
Image Credit: Jenner India

3. Kualitas udara terjaga

Dapat dikatakan sebagai dampak positif penggunaan AC yang paling utama. Karena kemampuannya untuk menyaring polutan dan bakteri, AC menjadi kunci sirkulasi udara yang sehat dan berkualitas. Dengan catatan, ini hanya bisa terwujud jika AC dalam keadaan bersih. Karena jika kotor, AC malah justru akan membahayakan kesehatan.

4. Solusi untuk asma dan alergi

Sirkulasi udara sehat yang dihasilkan AC ideal bagi mereka yang menderita asma dan memiliki alergi. Ini dikarenakan keduanya yang memiliki akar permasalahan berupa kualitas udara yang buruk khususnya akibat paparan jamur serta bakteri lain. Sama seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hal ini juga tentunya hanya dapat berlaku jika AC dalam keadaan bersih. Jika sebaliknya, AC hanya akan memperburuk keadaan penderita.

Image Credit: Bigger Pockets
Image Credit: Bigger Pockets

5. Menjaga kualitas furniture di ruangan

Temperatur panas yang umumnya disertai kelembaban berlebih dapat merusak furnitur di ruangan. Entah itu berbahan kayu, kulit hingga bahan, furniture pada umumnya membutuhkan kelembaban yang tidak terlalu berlebihan. Dengan penggunaan AC, lebih sedikit juga kesempatan bagi bakteri untuk menempel dan berkembang biak pada furnitur di rumah.

6. Tidur jadi lebih mudah

Temperatur tubuh juga menjadi faktor dalam sulit tidaknya serta kualitas tidur seseorang. Idealnya, akan ada kemudahan untuk tidur dan beristirahat dengan baik saat tubuh berada dalam temperatur yang natural yakni tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Disinilah peran AC untuk bekerja mewujudkannya.

Image Credit: Satiitv
Image Credit: Satiitv

7. Mencegah alat elektronik menjadi terlalu panas

Beberapa alat elektronik yang intensitas penggunaannya tinggi butuh untuk selalu ‘didinginkan’. Katakan saja telepon genggam, televisi, atau komputer: ketiganya tergolong dalam kategori perangkat yang paling sering digunakan. Jika dibiarkan berada dalam ruangan dengan temperatur tinggi, barang elektronik sejenis tiga perangkat yang disebutkan sebelumnya akan terlalu cepat panas. Ini dapat berujung berkurangnya masa hidup perangkat hingga kerusakan.

8. Penangkal berbagai jenis hama

Sirkulasi udara bersih yang dihasilkan AC juga dapat menjadi penangkal berbagai jenis hama. Karena pada dasarnya, hama merasa ‘diundang’ jika ruangan menjadi sarang bakteri. Dengan kualitas udara bersih, hama seperti kecoa, nyamuk, dan lalat pun enggan untuk mampir dan bersarang.

Image Credit: Shutterstock
Image Credit: Shutterstock

9. Mengatur temperamen seseorang

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, udara panas cenderung membuat seseorang kesulitan untuk berpikir. Dalam sebuah penelitian, turunnya kinerja otak seperti ini juga dikatakan sebagai faktor meningkatnya detak jantung dan tekanan darah dalam tubuh yang umumnya berbanding lurus dengan kadar temperamen seseorang. Secara tidak langsung, salah satu dampak positif penggunaan AC pun adalah mencegah seseorang menjadi cepat marah dan emosian.


Beri Komentar

EmailAnda tidak akan ditampilkan. Mohon isi kolam yang bertanda Ruas yang wajib ditandai *