5 Perhitungan Penting Dalam Membangun Rumah Bagi Kaum Millennial

Kaum millennial merupakan salah satu generasi yang dikhawatirkan akan sulit menabung uang pribadinya untuk keperluan papan atau tempat tinggal. Baik itu membeli aatau membangun, generasi ini identik dengan gaya hidupnya yang mempunyai pengeluaran diatas rata-rata dan kesulitan dalam menabung.

Nah, perlu ditumbuhkan kebiasaan menabung sedari umur 20an untuk mewujudkan cita-cita membangun rumah pribadi. Berikut 5 perhitungan yang perlu diketahui dalam membangun sebuah rumah.

1. Biaya Untuk Tenaga Kerja

MEMPERHITUNGKAN TENAGA KERJA
Source: s3-eu-west-1.amazonaws.com

Di Indonesia, ada 3 sistem pembayaran yang berlaku dalam membangun rumah, yakni sistem harian, sistem borongan jasa, dan sistem borongan penuh. Setiap model pun memiliki plus dan minusnya masing-masing. Untuk sistem harian, biayanya sekitar Rp100-150 ribu per harinya, sistem harian sangat pas untuk Anda yang menginginkan hasil akhir yang mendekati sempurna, karena memungkinkan untuk melakukan perubahan di tengah jalan, namun kekurangannya tentu memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Untuk sistem borongan jasa, memakan biaya Rp600-800 ribu per meter perseginya. Keunggulannya, Anda bisa menghemat dari bahan material yang dibeli terpisah, namun beresiko mendapatkan bahan bangunan yang berkualitas standar dan hasil jadi yang terkesan terburu-buru.

Model terakhir adalah sistem borongan penuh, biayanya lebih mahal, Rp3-5 juta per meter peregi. Namun, Anda tidak perlu repot-repot memikirkan bahan bangunan karena sudah termasuk dari apa yang disediakan oleh pemborong.

2. Biaya Luas Tanah

BIAYA LUAS TANAH DAN LUAS BANGUNAN
Source: kniggemasoncontractor.com

Yang selanjutnya harus diperhitungkan adalah biaya tanah. Jika Anda berencana membangun rumah dengan ukuran standar seperti tipe 21, maka minimal Anda harus memiliki tanah seluas 6 x 10 meter, alias 60 meter persegi. Selanjutnya, pertimbangkan daerah dimana Anda akan membeli tanah, semakin dekat ke pusat kota, semakin mahal pula harga tanah per meternya. Untuk perbandingan, harga tanah di pusat kota berkisar 4-7 juta per meternya, sehingga Anda harus menyiapkan budget untuk tanah minimal 240 juta untuk tanah di tengah kota.

Jika menginginkan harga tanah murah, bergeserlah agak jauh dari pusat kota. Harga tanahnya pun lebih murah, mulai dari 1-3 juta per meternya. Berarti, Anda hanya perlu menyiapkan uang sebesar 60 juta untuk tanah di pinggiran kota.

3. Biaya Bahan Baku Yang Digunakan

BIAYA BAHAN BAKU
Source: 99acres.com

Salah satu hal yang paling penting dalam membangun rumah adalah menyiapkan bahan baku untuk rumah tersebut. jika Anda meilih sistem kontraktor yang menawarkan jasa saja, Anda harus pintar-pintar dalam mencari bahan bangunan terbaik dengan harga paling ekonomis. Mulai dari semen, pasir, dan cat. Tips untuk mendapatkan harga terbaik adalah, beli semua bahan bangunan dalam jumlah banyak dalam satu waktu, maka Anda akan mendapatkan harga grosir yang mana lebih murah dibanding membeli satuan.

4. Biaya Desain Interior

BIAYA DESAIN INTERIOR
Source: ul-a.akamaihd.net

Dalam menentukan biaya desain, biasanya para desain interior mematok tarif jasa mereka dalam dua cara. Yang pertama, memperhitungkan biaya ruangan yang di desain per meter persegi, biasanya dihargai mulai dari Rp200 ribu sampai dengan Rp1 Juta per meternya untuk desainer interior bersertifikasi. Cara kedua adalah dengan presentase total biaya produksi desain ruangan atau rumah tersebut. biasanya desainer interior memasang tarif 2% – 5% dari total biaya produksi interior tersebut.

5. Biaya Tidak Terduga

BIAYA TIDAK TERDUGA
Source: htbwi.com

Anggarkan biaya tidak terduga senilai 10% -15% dari keseluruhan total anggaran. Biasanya, biaya tidak terduga ini digunakan jika ada perubahan-perubahan mendadak, atau ada alat-alat yang perlu diperbaiki.

Nah, untuk memastikan keuangan Anda tetap terjaga dalam proses membangun rumah tersebut, gunakan jasa kontraktor terpercaya yang bisa Anda dapatkan melalui beres.id. Dengan jasa kontraktor terpercaya, tentu Anda tidak perlu khawatir akan laporan keuangan fiktif atau pertanggungjawaban yang tidak baik dari kontraktor abal-abalan.

button request jasa


Ditulis oleh: Doni Rahman

Disunting oleh: Cindy Junovica


Beri Komentar

EmailAnda tidak akan ditampilkan. Mohon isi kolam yang bertanda Ruas yang wajib ditandai *